PELATIHAN MANAJEMEN WAKTU DAN PRODUKTIVITAS MELALUI AKTIVITAS FISIK
DOI:
https://doi.org/10.32682/czna4q31Keywords:
manajemen waktu, aktivitas fisik mikro, produktivitas, kualitas hidup, pemberdayaan masyarakatAbstract
Dinamika kehidupan modern di Kecamatan Tulangan menuntut produktivitas tinggi, namun masyarakat menghadapi tantangan dalam mengelola waktu dan energi secara efektif. Fenomena burnout serta rendahnya partisipasi aktivitas fisik menjadi masalah utama yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas melalui integrasi manajemen waktu dan aktivitas fisik mikro. Metode pelaksanaan mencakup observasi lapangan, pelatihan intensif selama 7 minggu dengan pendekatan 30% teori dan 70% praktik, serta pendampingan berkelanjutan. Peserta terdiri dari 45 orang perwakilan karyawan, pelaku UMKM, ibu rumah tangga, dan pengurus karang taruna. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman manajemen waktu sebesar 85%, adopsi aktivitas fisik mikro oleh 78% peserta, penurunan keluhan kesehatan 70%, serta terbentuknya 5 kader dan 3 kelompok mandiri. Program ini berhasil menciptakan model intervensi holistik yang terbukti efektif meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan integratif antara produktivitas dan kesehatan.