OPTIMALISASI KEMANDIRIAN USAHA MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN KEUANGAN DIGITAL PADA PAGUYUBAN UMKM PASAR GAMBAR, DESA WONODADI, KABUPATEN BLITAR
DOI:
https://doi.org/10.32682/btnyyd35Keywords:
optimalisasi, kemandirian usaha, pelatihan pengelolaan keuangan, UMKMAbstract
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian usaha pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan pengelolaan keuangan digital di Pasar Gambar, Desa Wonodadi, Kabupaten Blitar. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi antara lain rendahnya pemahaman tentang pencatatan keuangan usaha, masih digunakannya metode pencatatan manual, serta kurangnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan. Kondisi tersebut menyebabkan pelaku UMKM di Pasar gambar ini masih mengalami kesulitan dalam memantau arus kas, menghitung keuntungan, dan menyusun laporan keuangan usaha secara teratur. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap observasi, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan penggunaan aplikasi keuangan digital sederhana berbasis telepon pintar (smartphone). Materi pelatihan mencakup pencatatan pemasukan dan pengeluaran, pengelolaan arus kas, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta penyusunan laporan keuangan sederhana secara digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta pelatihan dalam mengelola keuangan usaha secara lebih tertib, efektif, dan modern. Pelaku UMKM di Pasar Gambar mulai mampu menggunakan aplikasi digital untuk mencatat transaksi usaha dan memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang terstruktur. Selain itu, kegiatan pelatihan ini juga meningkatkan literasi digital dan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya transformasi digital dalam mendukung perkembangan usaha. Hasil kegiatan PKM ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan administrasi keuangan dan kemandirian usaha UMKM di Pasar Gambar Desa Wonodadi Kabupaten Blitar. Melalui pelatihan pengelolaan keuangan digital diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung pengembangan UMKM di Desa Wonodadi yang lebih profesional, adaptif, dan berkelanjutan di era ekonomi digital.